Kapolsek Rasbar Ungkap Kasus Pencurian, Dua Orang Pemuda Dibekuk Polisi

Dua Pelaku dan Barang Bukti diamakan Polres Bima

Kota Bima, Berita NTB— Team Unit Reskrim Polsek Rasanae Barat Polres Bima Kota Melalui Kanit Reskrim IPDA Dediansyah SE, Membekuk dua pemuda pelaku pencurian dan pemberatan (Curat) di Pasar Raya Amahami Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Selasa, (18/05/2021) sekitar pukul 05.00 wita.

Kedua Pelaku Masing-Masing Berinisial IS (32) dan IN (25) dibekuk dan diamankan ke Mapolsek Rasanae Barat Kota Bima, setelah melancarkan aksi kejahatannya dengan mengambil Dua unit handphone milik seorang warga Samporo RT 11 RW 04 Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima. Korban bernama Fitri Andriani, handphone tersebut diambil di dalam rumah korban tepatnya dibawah bantal. 

Kemudian, kedua pelaku melanjutkan aksinya dirumah kedua, yaitu samping rumah korban yang pertama tadi. Kejadian terjadi Sekitar pukul 02.30 wita.

Kapolsek Rasanae Barat AKP Hamzah mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku, Team mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya dua orang pemuda yang tidak dikenal membawa senjata tajam dan dicurigai ingin melakukan pencurian. Team yang dipimpin Oleh Kanit Reskrim IPDA Dediansyah SE langsung bergegas menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang berada di jalan pasar raya Amahami, sesampai di TKP Team langsung memberhentikan dan melakukan penggeledahan terhadap para terduga pelaku.

“Setelah mendapatkan laporan, Team yang Komando Kapolse Kanit Reskrim langsung melakukan penyelidikan atas kejadian itu dan berhasil menangkap kedua pelaku.

Terlepas dari itu, Kanit Reskrim Polsek Rasbar IPDA Dediansyah SE mengungkapkan, bahwa saat dilakukan penggeledahan, Team menemukan sejumlah senjata tajam berupa parang, busur dan anak panah dan sejumlah handphone dan Rice cooker,Team mencurigai bahwa barang-barang tersebut merupakan hasil curian. Sehingga Tim mengintrogasi para pelaku dan ternyata memang benar, para pelaku mengakui bahwa barang tersebut, merupakan barang hasil curian yang baru saja mereka lakukan di Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima.

“Selain kedua pelaku, Team mengamankan sejumlah barang bukti dan diperlihatkan kepada kedua pelaku. Dan keduanya membenarkan bahwa barang tersebut bukan miliknya tetapi milik korban yang berhasil diambilnya saat tidur,” jelas Kanit Reskrim.

“Kedua pelaku langsung dibawa bersama barang bukti hasil kejahatan ke Mapolsek Pangkalan Lampam,”tutup IPDA Dediansyah SE.

Atas perbuatan tersebut, para tersangka terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara.[β.01/G]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar