Calon Penumpang Ferry Tujuan NTT Belasan Hari Terlantar di Pelabuhan Sape

BIMA, BERITA NTB.- Puluhan calon penumpang kapal penyebrangan ferry tujuan Sumba NTT terlantar di Pelabuhan Sape. 

Terkatung-katungnya mereka yang diketahui sudah belasan hari itu lantaran ketidakjelasan pihak ASDP terkait jadwal penyebrangan. 

Pantauan awak media, Senin (09/08/21) malam kemarin, nampak mereka menunggu di area Pelabuhan Sape dan

puluhan kendaraan seperti truk dan fuso juga berjajar di area parkir. 

Sebagian calon penumpang yang memiliki kemampuan, terpaksa menyewa penginapan murah di sekitar areal Pelabuhan.

“Saya terkatung-katung di Pelabuhan Sape sudah sekitar seminggu. Mana bekal perjalanan mulai menipis pak. Tolong bantu kami disini,” kata seorang calon penumpng ferry yang tidak ingin sebutkan nama.

Pria itu mengaku berasal dari Bali. Ia ingin ke Sumba NTT dalam rangka urusan bisnis. Namun Ia tidak mengetahui jadwal pasti penyebrangan ke Sumba. Hal itu membuat dirinya dan puluhan calon penumpang lain terlantar.

“Saya sesalkan ketidakjelasan pihak Ferry ASDP terkait jadwal pasti pelayaran ke Sumba,” ujarnya.

Disamping itu, Ia juga sangat kecewa dan mempertanyakan mengapa dirinya tidak ditahan saat penyebrangan di pelabuhan sebelumnya. Ia merasa iba ke sesama calon penumpang lainnya yang sampai menjual sepeda motor ke warga setempat.

“Kasian kita disini. Kemarin ada yang sampai jual motornya karena kehabisan bekal. Ya mau gimana lagi, tidak ada keluarga disini,” jelasnya. 

Menurutnya sampai saat ini pihak ASDP tidak memberikan kepastian jadwal pelayaran. Karena sejak 2 Agustus hingga saat ini jadwal yang dikeluarkan ditunda terus, sehingga calon penumpang menjadi korbannya. 

“Tidak ada kejelasan pak, entah sampai kapan kondisi ini. Saya selaku pedagang merugi sekali karena biaya operasional tidak ditanggung pihak ASDP selama belasan hari terlantar disini,” ujarnya. 

Hingga berita ini dinaikan, pihak ASDP belum berhasil ditemui untuk dimintai klarifikasi. Berdasarkan informasi mereka terlantar lantaran tidak mengetahui kebijakan jika kapal penumpang dilarangn masuk NTT. Hal itu terladi selama PPKM untuk mencegah penyebaran Covid-19.(B. AQ02)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar