Walikota Bima Bertekad Tuntaskan Masjid Agung Al-Muwahiddin

Kota Bima, Kabarberitantb.com.-WaliKota Bima, H.Muhammad Lutfi,SE tercatat sudah 3 Tahun memimpin Kota Bima. Secara bertahap, Kota Bima mengalami Perubahan dari berbagai aspek. Salah satu diantaranya dari aspek ke Agamaan.

Fakta itu terlihat jelas pada pembangunan sejumlah Masjid juga Mushollah. Termasuk Masjid Agung Al-Muwahiddin di Kelurahan Paruga Kecamatan Rasana’e Barat-Kota Bima.

Penuntasan Pembangunan Masjid yang sudah terbengkalai selama Belasan Tahun itu, rupanya menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Walikota, H.Muhammad Lutfi. Bahkan Politisi Partai Golkar tersebut bertekad untuk menuntaskannya hingga di Tahun 2023 mendatang.

Dimasa kepemimpinan H.Lutfi -Fery Sofyan, SH, tercatat sudah Puluhan Miliar APBD yang sudah dan akan digelontorkan untuk penuntasan Masjid tersebut.

Tahun 2020 lalu, sebesar Rp.10 M, begitupun Tahun 2022 sebesar Rp.10 M. Rencananya, Tahun 2023 mendatang juga akan dialokasikan APBD sebesar Rp.6 M.

Dari anggaran Rp. 10 Milyar difokuskan penyelesaian pengerjaan selasar, penataan basement, penataan landscape dan beberapa pengerjaan lainnya.

Sementara, untuk rencana kelanjutan dan penuntasan pembangunan Masjid Al-Mulwahidin diupayakan kembali dialokasikan lagi pada tahun anggaran 2023 dan ini akan dikonsultasikan kepada pihak BPKP Provinsi NTB dengan harapan Masjid Agung dapat dituntaskan pada tahun 2023 mendatang.

Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima yang diproyeksikan akan menjadi Islamic Centre di Kota Bima ini menjadi salah satu bentuk komitmen Walikota sesuai visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD 2018-2023.

Diharapkan dengan menuntaskan pembangunan masjid agung Al-Muwahidin Kota Bima ini akan menjadi pusat kegiatan dan aktivitas keagamaan yang ada di Kota Bima sebagai tempat ibadah dan syiar islam.

Terlebih juga Masjid Agung Al-Muwahidin Bima ini juga diharapkan akan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kota Bima.(KB-203*)

3.7 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar