Tinggal di Bima Secara Ilegal, WNA ini Akhirnya Dideportasi Ke Malaysia

KOTA BIMA, BeritaNTB.COM- Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima Kanwil Kemenkumham NTB mendeportasi Warga Negara Asing (WNA) Malaysia.

WNA  berinisial GSQ  laki-laki usia 46 tahun ini  dideportasi  pada Rabu (30/11/2022).

Dia menerima hukuman deportasi, karena tersandung kasus tinggal secara ilegal selama 10 tahun di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. Dia memilih kabur dan tinggal di Bima, karena terlilit utang di negara asalnya, Malaysia.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima Muhammad Usman mengatakan, WNA yang bersangkutan dideportasi karena melanggar pasal 8 Undang-Undang No 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Sehingga harus dilakukan tindakan administrasi pendeportasian dan penahanan selama enam bulan.

“Pendeportasian tadi dilaksanakan oleh Kasubsi TI-Intelkdakim Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima,” katanya.

Rangkaian pendeportasian dilakukan sekira pukul 10.30 wita, menggunakan maskapai Air Asia QZ-463 Rute Lombok – Kuala Lumpur. WNA berinisial GSQ  diterbangkan melalui Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok.

“Langkah hukum ini, sudah kami koordinasikan dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, berinisial GSQ mulai tanggal di tanah Bima pada tahun 2012 lalu. Dia memilih kabur ke Bima karena terlilit utang di negara asalnya, Malaysia.

Selama tinggal di Bima, berinisial GSQ kemudian palsukan identitas menjadi warga Bima. Hingga akhirnya, dia pun mempersunting warga Desa Roro Kecamatan Donggo, yang kini telah dikaruniai dua orang anak.

Persembunyian GSQ lalu terendus petugas Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bima. Dia kemudian ditangkap petugas ketika sedang bekerja di Desa Rora, pada 25 Oktober 2022 lalu.

(**)

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar